PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL PADA PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK
1. Pendahuluan
Perkembangan teknologi semakin besar, dan memiliki beberapa situs yang menguntungkan salah satunya adalah situs jejaring sosial. Ya, situs ini memang banyak di gemari oleh jutaan masyarakat terutama untuk para remaja dan anak-anak di tanah air. Jadi tidak mengherankan jika di jaman ini, para anak-anak muda saling membicarakan hal yang menyenangkan yang ada di situs jejaring sosial
Meluasnya perkambangan situs jejaring sosial sangat besar hingga dapat memberikan beberapa keuntungan dan kerugian dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang perkembangan psikologi anak.
2. Permasalahan
Bagaimana proses ideal pemantauan orang tua terhadap psikologi anak dalam penggunaan jejaring sosial ?
3. Pembahasan
Perkembangan teknologi semakin hari semakin tak terbendung lagi, hal ini membawa manusia pada peradaban yang semakin maju. Sesuai dengan tujuan utama teknologi dalam kehidupan manusia yaitu untuk mempermudah, mempercepat, tepat sasaran sehingga dapat membantu meringankan tugas-tugas manusia. Dengan keadaan teknologi yang semakin maju seperti sekarang ini, kita sangatlah tidak mungkin untuk menghindarinya dan tidak mungkin pula ketika kita mengurung anak di rumah dengan menyediakan berbagai fasilitas dalam mengisi hari-hari mereka. Adalah salah ketika kita kemudian melarang anak-anak untuk tidak berkenalan dengan mahluk bernama "teknologi", karena hal tersebut juga merupakan salah satu kebutuhan anak untuk bergaul dengan dunia luar melalui teknologi.
Sebuah laporan yang dirilis oleh peneliti Australia awal pekan ini, misalnya. Survei terhadap lebih dari 1.000 anak-anak sekolah menengah dan orang tua serta guru tentang kebiasaan online, menemukan bahwa hampir 95 persen mereka menggunakan situs jejaring sosial, paling sering Facebook.
Dan sementara sekitar setengahnya mengatakan mereka mengetahui ada beberapa elemen risiko dalam jaringan online, lebih dari seperempatnya menganggap situs itu aman.
Apalagi, hampir separuh siswa yang disurvei melaporkan bahwa mereka tidak berbicara kepada orang tua mereka tentang penggunaan situs jejaring sosial, dan hampir tiga perempat mengatakan mereka tidak berbicara dengan seorang guru tentang hal itu. Sekitar 80 persen dari orang tua dalam survei mengatakan mereka telah melihat halaman profil anak mereka setidaknya sekali.
Sebenarnya situs-situs ini baik untuk mengekspresikan diri. Hanya saja cara penyampaian dan waktunya tidak tepat. Karena jika penggunaannya tidak tepat maka dapat mengakibatkan dampak-dampak yang negatif seperti:
1. menurunnya produktifitas kerja atau belajar,
2. bisa merebut pola komunikasi dua arah antar teman,
Namun hal ini tergantung pada penggunanya itu sendiri, apakah dia mampu untuk menggunakan situs-situs sosial ini secara tepat atau tidak.Tidak tepat di sini contohnya adalah, jika seorang pelajar sibuk chatting terus menerus sehingga mengganggu waktu belajarnya, tentu hal ini dapat menyebabkan dampak negatif bagi si pelajar.Contoh lainnya adalah, jika seseorang sedang berpergian bersama temannya namun orang itu lebih sibuk membuka situs sosial dibandingkan dengan mengajak temannya bicara. Maka hal itu dapat menggangu pola komunikasi langsung.
4. Penutup
A. Kesimpulan
v Situs jejaring sosial banyak di gunakan oleh para remaja di seluruh belahan bumi
v Banyak yang menganggap situs jejaring sosial memiliki beberapa elemen resiko
v Besarnya pengarih situs jejaring sosial di masyarakat
B. Saran
Mengingat besarnya peran situs jejaring sosial di masyarakat terutama para remaja sebaiknya penggunaan situs jejaring sosial lebih di gunakan ke hal-hal yang positif dan lebih di pantau penggunaanya. Psikologi anak akan lebih bisa di control. Karena sebagian orang berfikir bahwa situs jejaring sosial memiliki beberapa elemen resiko sebaiknya penggunaannya di sesuaikan dengan kebutuhan
5. Daftar Pustaka
(a) Dewi. “Penelitian Jejaring Sosial”. Http://tempatbagibagi.blogspot.com/2011/03/penelitian-jejaring-sosial-mempengaruhi.html. 31 Maret 2011.
(b) Hendriono. “Efek Negatif Jejaring Sosial Bagi Siswa”. www.Hendriono.web.id/2011/05/efek-negatif-jejaring-sosial-bagi-siswa.html . Mei 2011
(c) Yuna. “Dampak Situs Jejaring Sosial”. http://keikoku.it-kosongsatu.com/2011/10/31/dampak-situs-jejaring-sosial/. 31 Oktober 2011






0 komentar:
Posting Komentar