kawan, dengarkan cerita ku
nama ku stella putri stefany, aku berumur 13 tahun
aku punya ayah dan ibu yang sangat sempurna buat ku
ibu begitu cantik dengan tubuhnya yang tinggi, kulit yang putih, serta hidung yang mancung
ayah pun begitu, tubuhnya tinggi, wajahnya tampan, dan matanya sangat indah
aku bahagia ada di lingkungan yang begitu sempurna
aku bahagia memiliki orang tua yang sangat menyayangi aku
namun aku merasa kasih sayang ibu dan ayah mulai berkurang, karena ibu telah melahirkan anak perempuan baru
namanya angelica anastasia, bukan aku merasa iri pada adik kecilku. tapi aku memang merasakan hal itu terjadi, sekarang sepulang kerja ayah tak pernah menanyakan keadaan ku lagi, sekarang yang dia tanyakan adalah keadaan angel. aku sedih karena ayah mulai melupakan ku
ibu pun begitu, setiap aku berangkat sekolah tak ada lagi ciuman sayang ibu di pipi ku ataupun lambaian tangan halusnya ketika mobil ku pergi
aku merasa ibu dan ayah mulai melupakan ku
sampai akhirnya aku lulus SMP, kehidupan lama ku tak kunjung kembali
sekarang perhatian ibu dan ayah hanya ke angel.
aku pun mulai berusaha melupakan kehidupan lama ku yang penuh kasih sayang ayah dan ibu
kini usia ku 16 tahun, aku sudah 1 SMA
suatu hari tante ku berkunjung ke rumah, aku merasa bahwa akan ada hal yang menyedihkan terjadi
entah itu perasaan ku atau hanya hal yang sengaja hadir untuk merusak suasana ku
tante ratna namanya, dia bilang bahwa dia akan tinggal beberapa hari di sini karena ada hal yang sangat penting ingin dia bicarakan bersama ibu
entah mengapa hal yang akan ibu bicarakan dengan tante ratna seakan sangat rahasia
tapi aku tak begitu memperdulikannya
sampai pada suatu malam.
aku keluar dari kamar ku untuk mengambil tab ku di atas meja
aku mendengar ibu berkata sambil menangis
aku heran, aku penasaran ingin mendengar apa yang ibu dan tante bicarakan hingga ibu menangis\
ya tuhan ! benarkah yang ku dengar itu ?
aku terkejut hingga tak sanggup lagi berdiri, aku terduduk memandang kosong
aku mendengar ibu berkata bahwa aku bukan anak kandungnya
dan ibu akan mengembalikan aku ke panti asuhan karena mereka sudah memiliki angelica
ibu menangis karena dia merasa sudah menyayangi aku seperti anak kandungnya sendiri
lalu apa yang membuat ibu harus mengembalikan ku ke panti asuhan ?
aku terduduk diam, aku bingung antara percaya dan tidak
benarkah itu ?
aku kembali masuk ke kamar, aku tahu ibu sama sekali tidak mengetahiu bahwa aku mendengar pembicaraan mereka
aku tak bisa tidur malam itu, aku hanya menangis melihat foto kecil ku bersama ayah dan ibu
aku tak pernah mengira bahwa aku bukan anak kandung ibu dan ayah bahkan ketika perhatian ibu dan ayah mulai berkurang sejak hadirnya angelica
aku dan angelica pun sangat dekat, setiap hari angelica bermain bersama ku
bahkan kadang angelica tidur di kamar ku
aku sayang angelica
tapi tak pernah sekalipun ku berfikir bahwa aku bukan anak kandung ibu dan ayah
aku memutuskan untuk pergi dari dunia dengan meninggalkan pesan di atas meja kamar ku
"ayah, maafkan stella, stella pergi tanpa pamit. sekarang stella tau bahwa stella bukan lah anak kandung ayah dan ibu. stella tahu ayah dan ibu lebih sayang pada angelica.
maafkan stella bu. stella hanya merasa ibu dan ayah selama ini membohongi stella , stella akan cari kehidupan stella sendiri bahagialahh bu bersama angelica.
buat angelica sayang, maafkan kakak. kakak harus pergi. suatu hari nanti kakak akan mengungjungi angel jika kakak kangen sama angel.
ibu ayah tolong bilang pada angel bahwa stella pergi karena stella sayang pada angelica
salam sayang stella untuk keluarga ini :*
sekarang aku berada di kehidupan kekal ku
aku tak lagi hidup di dunia. aku punya dunia baru yang lebih indah tanpa kebohongan





